Ini Zat Rahasia Yang Terkandung Dalam Propolis

Propolis adalah produk kesehatan alami dan ilmiah yang terbuat dari resin lebah, bahan berstruktur kimia yang paling pen-ting terdapat dalam Propolis adalah Bioflavonoid, bioflavonoid adalahSuper antioksidan yang dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan oleh : polusi udara, tanah, air, bahan pengawet, perasa, pewarna. Rahasia yang terkandung dalam bioflavonoid Propolis adalah kemampuan kerjanya dalam tubuh yang setara dengan kemampuan kerja 500 buah jeruk.

Dari hasil penelitian, diantara 8 juta jenis serangga, hanya lebah yang memiliki zat imunitas yang sulit ditembus bakteri. Zat imunitas ini dikumpulkan lebah dari tumbuh-tumbuhan, saripati bunga dan unsur alami lain, setelah diolah oleh tubuh lebah, maka jadilah resin lebah, lilin lebah dan cairan yang kemudian dikenal sebagai propolis. Propolis mengandung 300 elemen aktif termasuk 19 bahan berstruktur kimia. Diantaranya terdapat 16 jenis asam amino, 13 mineral penting yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Oleh sebagian besar pengguna, Propolis diberi julukan “PENYEMBUH SAPU JAGAD”, karena kemampuannya yang dapat membantu proses penyembuhan berbagai penyakit dengan cara : memperbaiki fungsi organ tubuh.

Tahun 1963, seekor tikus telah dijumpai mati di dalam sebuah sarang lebah dan selama 5 tahun tidak membusuk. Ini terjadi karena bangkai tikus tersebut di selimuti oleh propolis, hal ini membuktikan bahwa sarang lebah bebas bakteri dan bebas virus.

Tahun 1968, seorang peneliti Perancis bernama Dr.Remy Chauvint mengesahkan bahwa ; "Propolis mengandung mineral dan vitamin lengkap “antibiotik” alami. 100 % dapat membunuh bakteri dan virus. Tidak ada efek samping dari penggunaannya. Menurut kajian Leningrad Scientific Conference tentang Aplication of Apliculture (Budidaya Lebah), Propolis sangat kaya akan vitamin A dan B1. Propolis mengandung semua vitamin (Kecuali Vit K) dan 14 jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Berikut ini adalah sebagian komposisi yang terkandung di dalamPropolis :

  • Vitamin A (Carotenoids), (Betacaroten / Pro Vit. A)
  • Vitamin B1 (Thiamin), Vitamin B2 (Roboflavin) 
  • Vitamin B3 (Niacimaide),Vitamin B5 (Pan Tothenic Acid) 
  • Vitamin B6 (Pyridoxine),Vitamin B12 (Cobalamin) 
  • Vitamin C, Vitamin D,Vitamin E, Vitamin H (Biotin) 
  • Vitamin P (Bioflavonoids) 
  • Albumin, Calcium, Magnesium, Iron, Silica, Potassium, Phosphorus, Manganese, Cobalt, Copper.
  • Organic acids : Benzonic acid, Cinnamic Acis, Caffeid Acid, Ferulic Acid, Isoferulic acid, Sinapic acid 
  • Polyphenols : 27.500 
  • Flavones : Apigenin, Chysin, Luteolin, Tectochrysin. 
  • Flavonols : Isosakuranetin, Pinobanksin, Pinocembrin. 
  • Enzim, hormone 
  • Anti bakteri, anti virus, anti jamur, anti oksidant, anti implammatory dan anti biotic.
  • Flavonoid betulene dan insovanilin.
  • Chalcones, Dihydrochalcones 
  • Asam Aliphatic rantai panjang dan ester lainnya 
  • Minyak volatile dan ester berantai pendek lainnya 
  • Asam Aromatik dan ester lainnya 
  • Asam Benzoic dan turunannya 
  • Aldehid 
  • Asam Cinnamic dan derivatnya 
  • Asam-asam lainnya dan derivatnya 
  • Ketones 
  • Phenols dan berbagai campuran aromatic 
  • Terpene, sesquiterpene 
  • Terpenoids dan campuran lainnya 
  • Sesquiterpenes and triterpene hydrocarbons 
  • Volatile dan campurannya 
  • Berbagai Hydrocarbon 
  • Berbagai Aliphatic hydrocarbon 
  • Sterols and steroid hydrocarbons 
  • Gula Lactones 
  • Alfa and Beta – amylases 
  • Berbagai Asam Amino 
  • Derivat Asam nucleic 
  • Berbagai Mineral 
  • Transhydrogenase anaerob 
  • H+donor substances 
  • Unsur-unsur yang tidak dapat larut dalam pelarut organic.
Sangat banyak bukan?
Saatnya Anda mengkonsumsinya. ☺

Komentar